Dapur adalah salah satu ruangan terpenting dalam rumah. Dapur yang dirancang dengan baik dan bergaya dapat membuat Anda merasa bahagia dan santai, baik saat Anda hanya ingi mengambil secangkir kopi, atau saat memasak makan malam lengkap.

Bila menganut konsep Jawa, dapur letaknya terpisah dari bangunan utama atau diposisikan di tempat paling belakang. Seiring perkembangan masyarakat dan globalisasi, dapur di rumah-rumah modern tidak lagi terpisah tetapi menyatu dengan bangunan utama. Bahkan sekarang ini dapur dibuat dua macam, dapur kering dan dapur basah, dimana dapur kering atau pantry atau orang sering menyebutnya dapur bersih, digunakan untuk menghangatkan makanan. Sedangkan dapur basah/dapur kotor adalah tempat aktivitas memasak sesungguhnya.

Akibat keterbatasan ruang menjadi salah satu alasan mengapa dapur berada di dalam rumah, dan bisa jadi menjadi satu dengan ruang makan. Dengan menyatunya antara ruang makan dan dapur akan didapatkan ruang yang lebih lega.

Berhubung ruang makan dan dapur tidak berdiri sendiri, masing-masing harus ditata agar fungsinya bisa saling melengkapi. Ruang makan dibuat sebisa mungkin agar orang yang ada didalamnya menjadi santai. Ada dua hal yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan warna dinding yang terang/muda sehingga memberi kesan luas, dan menggunakan furnitur yang berkesan ringan.

Dalam memilih furnitur, meskipun terkesan ringan, harus tetap mengutamakan segi ergonomis sehingga bisa memberikan kenyamanan ketika duduk. Ukuran dan bentuknya pun harus proporsional dengan ukuran ruangan.

Yang perlu diperhatikan ketika dapur menyaty dengan ruang yang lain adalah penghawaan dan pencahayaan harus baik. Bika tidak, hawa dari kegiatan masak memasak di dapur akan membuat pengap ruangan lain.

Ada beberapa tip yang dapat Anda pakai ketika Anda menginginkan agar ruang makan Anda bersatu dengan dapur:

  • Lemari penyimpanan peralatan di dapur harus dibuat tahan lama. Selain dari pemilihan materialnya, bentuk laci diusahakan sesuai dengan barang-barang yang akan disimpan didalamnya.
  • Karena dapur menyatu dengan ruang makan, warna pelapis lemari kabinet diusahakan senada dengan perabot yang ada di ruang makan. Untuk menambah kesan luas, pilihlah warna terang/muda.
  • Jendela di dapur dibuat untuk memudahkan penghawaan dan pencahayaan. Gorden sebaiknya dipilih yang tidak mudah "berkibar", sehingga memperkecil risiko tersambar api dari kompor. Salah satu model gorden yang bisa digunakan adalah roman blind.

Diolah dari beberapa sumber