Kolam hias merupakan salah satu elemen yang membuat penampilan taman lebih indah. Bila dulu, kolam hanya difungsikan sebagai tempat memelihara ikan, namun kini secara estetika kolam dapat menonjolkan keindahannya. Terbukti kini kolam memiliki beragam desain dan elemen pelengkap.

Biasanya desain kolam hias disesuaikan dengan bangunan rumah. Oleh karena itu diperlukan kejelian dalam memilih desain dan material kolam. Apapun desainnya, adanya kolam hias harus menjadi sudut pandang bagi tamu atau penghuninya. Oleh karena itu, desain kolam harus serasi dengan tanaman dan hiasan lainnya (ornamen) sehingga tampak lebih asri serta sedap dipandang mata.

Agar kolam hias dapat memberikan banyak hal pada pemiliknya, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan, seperti lokasi pembuatan kolam dan luasan kolam. Setelah itu, barulah dirancang desain kolam, pengerjaan, finishing sampai pemasangan instalasi. Langkah akhir adalah menambahkan asesoris sebagai pemanis kolam. Begitu selesai, kolam harus dirawat secara berkala agar keindahannya tetap terpancar setiap saat.

Lokasi kolam

Lokasi kolam mempunyai peran yang sangat penting. Pilihannya bisa di depan rumah (untuk menyambut tamu), di belakang rumah (dekorasi), atau di samping rumah sebagai pemanis antar ruangan. Tujuannya hanya satu, agar pemilik dapat dengan mudah menikmati keindahan kolam.

Sebelum dibuat, kolam hias harus direncanakan terlebih dahulu. Pilihlah lokasi yang cukup lebar, tetapi terbuka sehingga sinar matahari bisa masuk minimal 4-6 jam sehari. Pertimbangkan lokasi kolam dengan posisi taman dan rumah bagian depan. Kolam tidak terlihat indah jika dibangun di sisi utara atau barat taman karena pesonanya terhalang oleh tanaman atau pepohonan.

Umumnya kolam hias dibuat di luar rumah atau bangunan. Akan tetapi, sekarang ini sudah banyak kolam yang dibuat di dalam bangunan seperti di hotel dan gedung bertingkat. Untuk menjaga kebersihan dan keindahan kolam hias, maka perlu dipertimbangkan tanaman yang ditanam disekitar kolam, jangan sampai ketika musim kemarau, daun-daunnya rontok sehingga mengotori dan mempengaruhi kualitas air kolam. Pohon besar juga kurang sesuai bila ditanam di sekitar kolam karena dapat menghalangi masuknya sinar matahari. Begitu juga penanaman bambu kurang tepat karena akarnya akan mendesak konstruksi kolam.

Tanaman hias yang dipilih sebagai pemanis kolam sebaiknya ditanam di pot agar media tanam tidak berceceran ke kola,. Pilih jenis tanaman hias yang sesuai untuk mempercantik kolam. Demikian juga bila memilih tanaman air untuk penghias kolam. Berhubungan jenis tanaman air banyak jenisnya, maka sesuaikan dengan ukuran dan desain kolam. Pemilihan jenis dan jumlah ikan juga penting agar kolam hias kian menarik.

Selain faktor keindahan, faktor keamanan juga perlu diperhatikan dalam membuat sebuah kolam hias. Faktor keamanan umumnya terkait dengan anak-anak, terutama balita. Biasanya balita sangat menyukai kolam hias, terlebih lagi jika dilengkapi dengan pancuran dan air terjun. Oleh karena itu, dalam membuat kolam jangan terlalu dalam, kecuali jika membuat pagar pengaman di pinggir kolam.

Air merupakan unsur penting dalam sebuah kolam, apalagi jika Anda hendak bermaksud memelihara ikan di dalamnya. Ada beberapa sumber air yang dapat digunakan yaitu air sungai, air tanah, dan air PAM. Meskipun air sungai melimpah namun air sungai masih dikhawatirkan tercemar oleh polusi. Sedangkan air PAM mengandung klorin yang dapat berdampak pada kesehatan ikan atau tanaman air. Untuk air tanah sendiri sebenarnya cukup bagus, hanya saja dibutuhkan pompa untuk memasok air ke kolam. Sebelum digunakan sebaiknya kondisi tanah dan airnya dicek terlebih dahulu untuk memastikan kualitas PH dan hardness-nya.

Selain air, pksigen juga sangat diperlukan bagi kehidupan ikan atau penghuni kolam hias lainnya. Oleh karena itu diperlukan pompa yang berfungsi sebagai pemasok oksigen sekaligus mengangkut air ke bak filter. Kedua alat itu sebaiknya diletakkan di tempat yang terjangkau sehingga mudah pengoperasiannya. Demikian pula jika ingin memasang lampu sebagai penghias kolam, instalasi listrik (kabel, power supply, dan switches).

Luasan kolam

Ukuran atau luas kolam hias sebaiknya disesuaikan dengan luas lahan yang tersedia. Tujuannya agar keberadaan kolam seimbang dengan elemen rumah lainnya. Selain itu, ukuran kolam yang sesuai dengan luas laha dapat menghadirkan kenyamananbagi penghuninya (ikan dan tanaman air).

Kolam berukuran besar lebih terkesan natural dan ikan pun dapat aktif bergerak di permukaan atau dasar kolam. Jika ingin memelihara ikan hias di kolam, sebaiknya kedalaman air dibuat minimal 1 m. Kolam yang terlalu dangkal lebih mudah terkena sinar matahari sehingga memicu timbulnya suhu air meningkat. Akibatnya ikan cenderung berwarna pucat dan mudah sakit. Sebaiknya kolam yang terlalu dalam menyebabkan suhu tidak merata sehingga ikan cenderung berada di dasar kolam.