Seiring dengan perkembangan gaya hidup masyarakat, aktivitas mandi juga berubah dimana fungsinya tidak hanya mengakomodasi kebutuhan fisik pemakai tetapi juga memberikan kemudahan dan kenyamanan yang optimal sekaligus mencerminkan kebiasaan dan kepribadian pemakainya. Dahulu orang mandi dengan gayung dan bak air tetapi sekarang orang mendapat sensasi yang lebih dramatis saat mandi dengan rain shower. Selain itu, berendam di jacuzzy dengan aromaterapi menjadi hobi baru yang menyenangkan terutama saat lelah sepulang kerja. Perubahan ini tentu didukung oleh teknologi canggih seperti kloset jongkok yang sudah lama digantikan oleh kloset duduk yang lebih nyaman bahkan ada yang dilengkapi oleh sistem bilas otomatis.

Hal lain yang menjadi tren dalam desain kamar mandi adalah aspek efisiensi baik dalam hal pemanfaatan ruang maupun dalam hal pemakaian air. Misalnya, kini hadir beragam produk saniter yang bentuknya lebih kompak dan multifungsi seperti shower box dan jacuzzy yang dilengkapi oleh deretan lubang semburan air untuk pijat (message). Ada pula tempat simpan (storage) yang dulunya berupa lemari di bawah wastafel tetapi kini berubah menjadi ambalan dengan memanfaatkan pojok / sisa ruang.

Aspek efisiensi juga didukung oleh teknologi canggih diantaranya kloset masa kini telah dilengkapi oleh sistem bilas dengan dua pilihan (dual flush) yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemakai sehingga menghemat air. Selain itu, aspek kesehatan juga penting karena kondisi kamar mandi yang lembab menjadi tempat berkembangnya bakteri dan hewan pengganggu. Oleh karena itu, berbagai produk saniter mutakhir telah dilengkapi oleh lapisan anti bakteri yang mencegah penyakit dan bau tidak sedap. Pencahayaan alami dan sirkulasi udara segar juga diolah dengan cermat dalam desain kamar mandi masa kini.

Dalam desain kamar mandi aspek estetika juga sangat penting yang didukung oleh material dan finishing baru. Contohnya aplikasi bahan cermin dan kaca yang lebar dan bersifat reflektif dimana bila dipasang melapisi dinding atau sebagai bidang penyekat dapat memberikan kesan ruangan yang lapang dan ringan. Aplikasi bahan aluminium pada shower panel dapat memberikan kesan canggih dan mutakhir.

Ada pula aplikasi mozaik dari keramik dan batu alam yang banyak diminati konsumen. Aplikasi ini memberikan tekstur dan motif yang berbeda sehingga kerap digunakan sebagai aksen di antara ubin dinding dan lantai yang berukuran besar. Aspek estetika juga diolah melalui beragam model produk saniter yang lebih berani dan unik. Contohnya wastafel cenderung berbentuk lebih lebar dan tipis sehingga tidak menyerupai tipikal wastafel umumnya. Bathtub dan kloset juga tidak lagi berbentuk kotak kaku sehingga menjadi pusat perhatian (eye catcher) di kamar mandi. Aspek estetika ini tentunya sejalan dengan tata pencahayaan (lighting) dan perawatan lantai, dinding, produk saniter sampai sistem pipa yang mudah dibersihkan sehingga kamar mandi senantiasa nyaman, indah dan sehat.

Oleh: Farida Alaydroes