Lampu tidak hanya berfungsi sebagai alat pencahayaan atau sumber penerangan saja, melainkan sudah menjadi elemen penting sebagai penunjang estetika dari sebuah bangunan ataupun ruang, baik di ruang terbuka maupun di ruang tertutup. Berikut ini akan kami berikan beberapa pola meletakkan lampu yang bisa Anda jadikan acuan.

Linear

Dikatakan linear karena pengaturannya atau peletakannya dilakukan secara berderet atau dalam satu baris. Saat menata interior, Anda bisa menerapkan pola ini ke hampir semua elemen interior, seperti furnitur dan aksesori ruang, termasuk lampu. Peletakan pola linear merupakan cara penyusunan yang sederhana, mudah diterapkan, dengan hasil karakter interior yang modern-praktis dan kontemporer. Secara tidak langsung, peletakan linear juga berfungsi menunjukkan arah dan pergerakan tertentu.

Sebagai pedoman, pola peletakan linear akan lebih teratur jika jarak antara satu lampu dengan yang lainnya sama. Walaupun demikian, tidak ada salahnya Anda menampilkan sedikit variasi dengan membuat jarak berseling. Cara ini akan menghasilkan peletakan yang berkesan diamis dan tidak membosankan.

Â

Terpusat

Peletakkan lampu secara terpusat mungkin sudah sering Anda lakukan. Jika Anda sering memasang lampu di tengah plafon ruang, Anda telah mempraktikkan peletakan ini. Meletakkan lampu di tengah atau pusat ruang merupakan langkah ampuh untuk mendapatkan cahaya yang menyebar rata ke seluruh ruang. Keunggulan lain dari metode ini adalah komposisi ruang yang tercipta pasti seimbang. Lalu, bagaimana Anda bisa menerapkan peletakan ini untuk beberapa lampu?

Untuk pengaplikasian satu lampu, Anda tinggal menceri titik tengah suatu bidang misalnya plafon, dinding atau lantai, kemudian letakkan lampu di titik tersebut. Untuk penerangan yang terdiri dari beberap lampu, susunlah lampu-lampu tersebut seolah-olah mengarah ke suatu titik pusat imajiner. Titik pusat tersebut bisa Anda biarkan kosong atau Anda "isi" dengan lampu. Umumnya peletakan seperti ini muncul dalam komposisi berbentuk lingkaran atau bujur sangkar. Sama halnya dengan peletakan satu lampu, peletakan beberapa lampu secara terpusat juga dapat diterapkan pada dinding, plafon, atau lantai ruang.

Peletakan lampu seperti ini menghadirkan keseimbangan simetri dalam interior rumah Anda, terutama jika lampu yang dipakai bersifat dominan. Contohnya adalah lampu besar di plafon atau lampu dinding yang tampak menonjol.

Sudut

Peletakan lampu di sudut merupakan salah satu cara ampuh untuk "menghidupkan" sudut ruang yang biasanya terabaikan. Semua jenis lampu bisa Anda gunakan. Lampu berdiri, lampu gantung, lampu dinding, sampai lampu duduk mungil. Coba letakkan lampu tersebut di meja sudut, misalnya. Dalam sekejap, sudut ruang Anda pun jadi cantik.

Jika Anda ingin menjadikan sudut ruang sebagai focal point, sebaiknya pilih lampu berdesain menonjol, misalnya yang berwarna kontras, berukuran besar, atau yang berbahan unik, misalnya lampu lampion kertas.

Selain menciptakan area yang apik dan enak dilihat, lampu di sudut juga menghadirkan fungsi ruang tersendiri. Untuk mendapatkannya, Anda hanya perlu menambahkan satu atau beberapa furnitur di dekat lampu tersebut. Single sofa yang nyaman, meja sudut, atau rak buku mungil dapat diletakkan di sana sehingga Anda bisa mendapatkan sudut baca yang menyenangkan. Jika ditambahi satu sofa lagi, area ini bisa Anda sulap menjadi ruang tamu.

Sumber: Lampu dan Gaya Interior oleh Imelda Akmal