Hubungi Kami

Kantor CV MITRA ANDA Aplikator :

Perum Sekawan Anggun A3 Bumi Citra Fajar
SIDOARJO
Telp/ Fax (031) 8075690 Hp. 081335829933
Email : cv.mitra.anda.sda[at]gmail.com
Cp. HARIYONO
 PIN BB : 280B9999
Whatapps : 087854946555

Workshop :
Bulusidokare Sidoarjo

Whois online

We have 42 guests and no members online

Tips Memasang Kaca Frameless

Kaca tanpa bingkai banyak digunakan pada rumah modern minimalis. Praktis dan efisien. Mau tau trik jitu memasangnya?

Bisa dibilang hampir setiap rumah masa kini dengan desain modern minimalis menerapkan konsep kaca tanpa bingkai atau frameless. Selain praktis dan efisien, juga memberi kesan clean.

Dengan tak lagi memberi bingkai, ada unsur penghematan yang cukup besar dalam biaya pembangunan. Namun, jangan salah membuat dan memasangnya. Bisa-bisa boros, akibat kaca harus dibongkar pasang.

Cara praktis membuat kaca frameless agar mudah dicopot pasang adalah dengan membuat pegangan berupa "got" atau cerukan pada dua sisi bidang yang panjang. Untuk sisi yang pendek cukup ditempel pada dinding dan diberi sealant.

Sebagai contoh, jika lubang jendela berukuran 30cmx 60cm dengan posisi horizontal, pegangan hanya dibuat di bagian atas dan bawah pada sisi yang panjang. Kaca yang digunakan untu lubang jendela itu berukuran 31cmx 59cm. Asumsinya bagian atas dan bawah kaca hanya 1/2cm yanag masuk ke dalam cerukan dinding, sedangkan dua sisi di kiri dan kanan diberi sealant. Cara ini sekaligus untuk memberi ruang gerak pada saat kaca memuai.

Agar lebih jelas, berikut cara pengerjaan untuk kaca mati berbentuk horizontal.

1. Siapkan bidang-bidang yang akan ditempatkan kaca.
2. Buat cerukan pada dinding atas dan bawah kaca sedalam dan selebar 1,5 cm.
3. Beri sedikit perkuatan dengan adukan semen pada dasar cerukan untuk pegangan lis "U". Dapat pula dengan memaku lis "U" ke dalam cerukan agar lis terpegang kuat.
4. Tempatkan lis aluminium berbentuk "U" dengan ukuran 1 cm pada kedua cerukan itu.
5. Berikan sealant sepanjang bagian atas dan bawah cerukan dari lis aluminium itu. Lalu, masukkan kaca dengan posisi miring.
6. Berikan sealant pada sisi kaca bagian atas dan bawah yang tertanam pada cerukan agar kaca tertanam rapat.
7. Tutup celah yang terbentu pada sisi ujung bagian kiri dan kanan dengan sealant
8. Bersihkan kaca dengan koran basah. Kaca pun siap terpasang dengan kuat.

Anda perlu tahu

Cerukan hanya dibuat pada bidang sisi lubang jendela yang panjang saja, bukan sisi yang pendek atau yang lebar. Jika kaca mati itu berbentuk vertikal, cerukan dibuat hanya pada dinding bagian kiri dan kanan. Jika lubang jendela berbentuk horisontal, cerukan dibuat pada sisi atas dan bawah karena pada kedua sisi panjang itulah yang menjadi pegangan kaca.

Untuk membuka atau mengganti kaca, Anda dapat menguas sealant dari cerukan pada sisi panjang jendela. Kaca dilepas dengan posisi miring. Untuk pemasangan kaca kembali, sesuaikan dengan langkah yang dianjurkan untuk memasang atau menempatkan kaca yang baru.

Perhatikan ukuran lis aluminium yang digunakan. Lis ukuran 1cm hanya untuk kaca dengan tebal di bawah 5mm. Kaca dengan tebal 8mm ke atas, sebaiknya menggunakan lis mulai dari ukuran 2 cm. Ini agar proses memasukkan dan mengeluarkan kaca lebih mudah dan kaca dapat terpegang kuat.

image credit:  arsitekdansipil.blogspot.com

Memilih Model Gorden Yang Pas Untuk Jendela Anda

Sebagai bagian dari elemen interior, kehadiran gorden harus disesuaikan dengan fungsi ruang dan kesan yang ingin ditampilkan. Untuk mengetahui style ruang yang sesuai, kenali kondisi ruang Anda.

Pengenalan fisik terhadap ruang meliputi seberapa luasnya, bagaimana bentuknya, dan berapa ketinggiannya (plafon).

Sebuah ruang yang baik biasanya akan memiliki keharmonisan yang baik antara ukuran ruang dan jendela. Dengan kata lain, dengan mengetahui ukuran fisik ruang. Anda dapat merencanakan dengan tepat seberapa luas Anda memerlukan gorden sebagai penutup ruang Anda.

Ketahui juga tentang fungsi ruang. Pengecekan tentang ini meliputi bagaimana ruang ini nanti akan digunakan. Apakah untuk acara formal, informal, atau berganti-ganti sesuai keperluan. Beberapa model curtain memiliki kesan khas "berat" untuk tampilan ruang formal dan sebagian lagi justru terkesan ringan untuk ruang informal.

Selain itu, Anda harus tahu siapa yang akan menggunakan ruang dan seberapa sering ruang akan digunakan. Hal ini akan berpengaruh pada pemilihan model gorden, khususnya hubungannya dengan kemudahan perawatan dan operasionalnya.

Gorden yang ditempatkan pada ruang-ruang yang gampang kotor seperti dapur atau kamar mandi dimana setiap orang dari berbagai golongan umur menggunakan, sebaiknya dipilih dari bahan yang mudah dicuci dan mudah operasionalnya.

Faktor pencahayaan ruang juga penting diperhatikan agar Anda dapat seoptimal mungkin memanfaatkan cahaya yang masuk atau sebaliknya melindungi ruang Anda terhadap cahaya panas yang tidak diinginkan. Ketahui arah hadap ruang dan letak jendela ruang anda. tentukan jenis model gorden yang sesuai yang bisa memenuhi kebutuhan Anda akan cahaya.

Read more: Memilih Model...

Memilih Bahan Yang Tepat Untuk Gorden

Berangkat dari pengenalan akan ruang, Anda dapat memilih gorden yang tepat. Salah satu yang harus diperhatikan dalam pembuatan gorden adalah material atau bahan. Kecermatan memilih jenis, bentuk dan keindahan tampilan akan mengangkat suasana ruang.

Memilih bahan gorden

Curtain atau Blind
Jenis gorden dilihat dari bahan pembuatnya dibagi dalam dua golongan besar yaitu curtain dan blind. Yang termasuk dalam golongan curtain adalah gorden yang dibuat dari bahan kain (pabrik). Sedangkan blind adalah penutup jendela yang dibuat dari bahan-bahan aluminium, PVC, bambu, kayu solid, atau fiber.

Baik curtain maupun blind memiliki jenis yang beraneka ragam. Penamaan untuk setiap jenis biasanyaa berdasarkan pada model dan cara mengoperasikannya.

Read more: Memilih Bahan...